Gempa di Padang

Baru kemarin rasanya kaki ini pertama kali menginjak bumi minangkabau, dan masih teringat dibenakku tempat-tempat yang kami kunjungi

Tiba-tiba ada berita gempa disana melanda hampir semua tempat yang baru kami kunjungi, bahkan hotel tempat kami menginappun tak luput dari bencana, ngilu rasanya mendengar berita ini, rasanya kami masih ada disana dan bisa membayangkan dan ikut merasakan gempanya.

Andai bencana itu terjadi saat kami disana….. Ah tak dapat dibayangkan

Alhamdulillah kami masih diberi keselamatan, mohon do’a untuk saudara-saudara kita yang masih disana

Posted in Tak Berkategori

Pulang Basamo

Setelah hampir 14 tahun menikah akhirnya baru sekarang aku menginjak kaki di ranah minang ‘Padang’kampung suamiku tercinta berada.

Selama ini kami selalu pulang kampung ke rumah orang tuaku di jawa timur, sampai-sampai suamiku diledekin saudaranya sebagai orang padang tergadai ha…ha……..

Aku tidak tahu,apakah harus merasa bangga atau kecewa dengan keadaan ini? ah mendingan bangga aja deh he..he… karena suami lebih seneng pulang kekampungku

Rencana pulang kampung ini mendadak saja, berawal dari kakaknya yang cerita mau pulang kampung, kemudian aku nyeletuk : ‘Pa kita ikut yuk!’ tanpa disangka suamiku bilang : ‘ya udah pesen aja sekalian tiketnya’

Hore!! anak2ku girang mendengarnya, nanti sekolah anak2 gimana ma? Ah bolos aja deh kataku, kapan lagi ada kesempatan seperti ini, ah……..aku hanya seorang istri biasa

Tidak disangka ternyata rencana ini menggoda anggota keluarga yang lain, akhirnya yang memutuskan pergi kepadang ada 27 orang! dengan komposisi 11 anak2 dan 16 dewasa, Alhamdulillah akhirnya kita PULANG BASAMO

Wah heboh banget diBandara, dari check in sampai pembagian kursi selalu ribut dan heboh, terutama anak2 yang berebut untuk duduk deket jendela, wah kalo inget film home alone seperti itulah gambaran keluarga kami, untung tidak ada yang anak yang ketinggalan, tapi ada yang mau terbawa masuk ke bagasi barang gara-gara ngikutin kopernya ha..ha..

Didalam pesawat, ketika tanda fastenseatbelt padam, anak yang masih balita (5 orang) langsung main dan lari-lari dikoridor pesawat, wah udah kaya taman bermain, dan kita sebagai orang tua tiada henti mulut ini berucap ; ‘Maaf ya pak,maaf ya bu’ kepada para penumpang lainā™„

Bahkan ketika anakku lompat-lompat, ada seorang ibu dengan muka pucat bilang : ‘aduh jangan loncat-loncat dong! nanti pesawatnya jatuh’ kita merinding juga mendengarnya, tapi ternyata tidak mudah melarang anak2 menghentikan aktivitasnya, sampai suamiku bilang : ‘wah, ma kayaknya, kita bukan liburan nih, tapi ngasuh anak-anak! handle mereka dong ma! aku langsung jawab ; ‘ bikin anaknya kan berdua, ngasuhnya juga berdua dong! ah…….. aku hanya seorang istri biasa

Aku ga bisa bayangin 5 hari kedepan menyusuri sumatra barat dengan rombongan 27 orang ini, dimana didalamnya banyak pemimpin, pasti dalam menentukan route akan banyak pendapat yang berbeda, belum lagi menghandle 11 anak, yang notabene kita semua gak bawa pengasuh. semoga semua lancar dan menyenangkan amin!